Monday, March 17, 2014

Analisis SWOT Toko Oleh-oleh Krisna & Erlangga

 ANALISIS SWOT

Krisna
Toko Krisna Oleh-oleh Bali berdiri untuk pertama kalinya pada tanggal 16 Mei 2007 dengan pendirinya bernama Bapak Gusti Ngurah Anom yang sekaligus owner dari COK KONFEKSI, salah satu pusat produksi baju kaos Bali. Dibawah manajemen Cok Konfeksi inilah bermula sehingga pada tahun 2007 berdirilah Krisna Bali yang bertempat di Jalan Nusa Indah No 79 Denpasar-Bali.
Kini Krisna Bali telah hadir di 3 lokasi lain, yaitu di Jl. Nusa Kambangan dan yang satu lagi sangat mudah dijangkau di Jl. Sunset Road, Legian dan jalan Raya Kuta sebelah patung Kereta (dekat airport). Kalau lokasi di jl. Nusa Kambangan, cukup sulit akses ke sana karena sering macet, jalan masuk juga tidak terlalu besar apalagi pakai bus. Krisna Bali memiliki koleksi yang lengkap mulai dari T-shirt yang lengkap dengan motif-motif khas Bali, souvenir, makanan dan lainnnya.

Lokasi di Jalan Sunset Road menjadikan Krisna Bali sangat mudah diakses. Fasilitas parkir super luas, karena seramai apapun, belum pernah liat penuh parkirnya. Bandingkan dengan Joger yang hampir tidak ada fasilitas parkirnya dan sering bikin area sekitar macet. Fasilitas lain yang dimiliki Krisna Bali adalah ruang belanja yang nyaman, food court, refresh area dan lain-lain. Outlet Krisna yang ada di Jalan Raya Kuta buka 24 jam, jadi para pelanggan bisa berbelanja kapan saja.

Harga di Krisna hampir sama dengan di pasar Sukawati, tapi belum ditambah ongkos transport dan capeknya anda jika ke sukawati, semuanya akan terasa tidak jauh berbeda. Tapi kalu tidak bisa nawar di pasar Sukawati tentu harganya akan lebih mahal di bandingkan dengan di Krisna.
Malah di krisna, anda bisa berbelanja lebih tenang, bersih dan bebas tawar menawar.

Strength:
1.    Lokasi strategis
2.    Mempunyai lebih dari 1 outlet
3.    Tempat berbelanja luas, bersih
4.    Tempat parkir luas
5.    Mempunyai 1 outlet yang buka 24 jam
6.    Barang lengkap beraneka ragam
7.    Harga terjangkau
8.    Barang-barang tertata rapih
9.    Keamanan di lengkapi dengan CCTV
10.  Dilengkapi dengan mushola, food corner, ruang tunggu
11.  Tempat berbelanja full-AC
12.  Kualitas barang produksi baik

Weakness:
1.  Lokasi outlet sering dilanda kemacetan

Opportunity:
1.  Menjadi toko pusat oleh-oleh Bali nomor 1
2.  Memperbanyak kuantitas pengerajin Bali
3.  Peningkatan omzet karna kuantitas wisatawan Bali terus meningkat

Threat:
1.   Bahan baku produksi yang semakin meningkat
2.   Persaingan dengan toko oleh-oleh lain
3.   Perkembangan mode

Hal yang perlu dilakukan: Membuka 1 outlet lagi yang jauh dari kemacetan tetapi lokasinya strategis. Menemukan inovasi-inovasi baru, mengikuti mode tetapi tetap berorientasi kepada budaya Bali. Menyusun strategi untuk menimalisir ongkos produksi tetapi tetap mempertahankan kualitas.


Erlangga
Erlangga satu adalah salah satu toko oleh-oleh di Denpasar yang menjual berbagai jenis produk untuk oleh-oleh. Dimulai dari pakaian anak kecil hingga pakaian orang dewasa, seperti: celana, baju kaos, daster, baju barong, dan lain-lain; terdapat juga aneka model tas, sandal, ikat pinggang, dan berbagai souvenir, serta lukisan yang sangat identik dengan Bali sebagai salah satu pulau terindah di dunia. Harga produk-produk yang ada di Erlangga terbilang cukup murah dan kualitas produknya walaupun bukan yang nomer 1 tetapi cukup baik dan nyaman untuk dikenakan (khususnya celana parasut khas Bali-nya).
Selain Erlangga 1, toko Erlangga membuka cabang lain yang bernama Erlangga produk yang dijualpun sama, Namun bedanya, di Erlangga 2 Anda lebih leluasa berbelanja, selain karena tokonya yang luas, produk yang dijualpun lebih banyak. Di Erlangga 2 parkiran di sediakan sangat luas tidak seperti di Erlangga 1 yang mempunyai parkiran sempit (khusus untuk sepeda motor).
Selain parkiran yang luas, adapun beberapa fasilitas lain yang disediakan toko ini, seperti food court, mushola, dan pijat refleksi, adapula tempat untuk mengepak barang belanjaan yang rawan rusak, seperti lukisan, dan beberapa produk lainnya.

Strength: 
1.   Kelengkapan produk
2.   Harga yang relatif murah
3.   Area parkir yang luas
4.   Penyediaan fasilitas seperti food court, mushola, pijat refleksi, jasa pengepakkan barang

Weakness:
1.   Penataan barang kurang bagus mengakibatkan ruang berbelanja menjadi sempit dans esak
2.   Tempat berbelanja lantai 2 Erlangga 2 sangat panas 
3.   Layanan kasir agak lambat saat bekerja

Opportunity:
1.   Menjadi toko pusat oleh-oleh Bali nomor 1
2.   Menjadi tujuan wisatawan

Threat:
1.   Persaingan dengan toko oleh-oleh lain yang lebih maju
2.   Biaya bahan baku produksi yang semakin meningkat
3.   Perubahan mode
4.   Persaingan dengan produk luar negri
5.   Selera konsumen yang berubah-ubah dan cenderung modern

Hal yang perlu dilakukan: Memperbaiki penataan barang sehingga tidak terlihat penuh sesak. Mencari jalan keluar agar lantai 2 erlangga 2 tidak panas. Terus berinovasi agar para konsumen tidak jenuh. Memperbaiki kinerja para karyawan. Meningkatkan kualitas produksi.

Kesimpulan
Barang yang dijual dikedua toko tersebut relatif sama, yang membedakan hanya kualitas dan harganya saja. Memang betul kualitas barang produksi Krisna lebih bagus daripada Erlangga tetapi harga yang di tawarkan cukup mahal. Untuk Erlangga, barang yg dijual kualitasnya biasa saja dan harganya sebanding dengan kualitasnya Kenyamanan berbelanja lebih ditemukan di Krisna karena di Erlangga terlalu banyak sekat sehingga menjadi sempit.

Caroline Cindy Suganda
11.2.1.1.002
D-IV MPH A/6